PERESMIAN
& PENYERAHAN GEDUNG SDK ST. YOSEPH ASIKI KEPADA YAYASAN PENDIDIKAN GABRIEL MANEK, SVD OLEH KEPALA DINAS PENDIDIKAN KAB. BOVEN DIGOEL
Asiki, 9 November 2013,
|
T
|
arian adat Papua dari suku Muyu
yang sangat eksotis mengiringi rombongan Imam dan koster dalam misa syukur peresmian Gedung SDK St.
Yoseph Asiki. Perarakan dimulai dari biara Komunitas PRR Asiki yang diikuti
oleh rombongan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Boven Digoel Bpk. Rufus Burok, A.Ma.Pd,
S.Sos. Setelah memasuki areal sekolah yang berjarak 300 m dari komunitas PRR
pimpinan Yayasan Pendidikan Gariel Manek, SVD Sr. Eufrasia,PRR yang sengaja datang dari Merauke untuk acara
tersebut mengalungkan bunga dan selendang kepada Bpk. Rufus Burok, A.Ma.Pd, S.Sos
bersama rombongan.
Misa syukur dimulai
PKL. 09.15 dan dipimpin oleh Pastor Kristian Flo. Luly Msc. Pastor Paroki St.
Matias Getentiri yang bertugas sementara di Paroki St. Fransiskus Xaverius
tempat di mana komunitas suster PRR berkarya dalam bidang pendidikan yang
meliputi TKK St. Theresia dan SDK St. Yoseph menggantikan Pastor Kristian
Farneubun,MSC yang sementara cuti.
Misa peresmian
gedung sekolah ini dimeriahkan oleh koor siswa-siswi SDK St. Yoseph kelas 1
sampai dengan kelas 3, lagu-lagu yang mereka pilih mengundang decak kagum
orangtuanya yang turut hadir dalam misa tersebut. Bukan hanya karena beberapa
lagu bahasa Inggrisnya tetapai suara kompak anak-anak tersebut, seolah
menegaskan pilihan tepat mereka untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya dalam didikan Yayasan Mgr.
Gabriel Manek, SVD.
“Yang Mendengar
Perkataanku dan Melakukannya Ia Sama Dengan Orang Yang Bijaksana” (Mat.7:24)
dipilih sebagai tema misa syukur ini, dalam khotbahnya Pastor Jai, sapaan akrab Pastor
Kristian Flo. Luly,MSC menyampaikan komitmen Yayasan Mgr. Gabriel Manek untuk
memilih karya pendidikan sebagai karya pelayanan mereka di Asiki dengan visi
dan misi menciptakan insan yang berpendidikan dan memiliki akhlak serta moral
yang baik. Setelah memberikan homily yang mengundang gelak tawa umat yang
menghadiri misa tersebut pastor Jai,MSC melanjutkannya dengan pemberkatan
gedung sekolah mulai dari kelas 1-3, ruang kantor dan ruang perpustakaan.
Setelah misa
selesai dilanjutkan dengan acara sambutan-sambutan: sambutan pertama yang
disampaikan oleh Sr. Eufrasia Ketua Yayasan Pendidikan Gabriel Manek dari
Merauke menekankan peran pendidikan dasar dalam membentuk karakter kepribadian anak
bangsa yang berbudi pekerti luhur. Pendidikan adalah matahari kedua yang
menyinari orang yang mempelajarinya. Hal ini hanya bisa diwujudkan dalam kerja
sama yang saling bersinergis antara pihak sekolah, orangtua siswa dan didukung
sepenuhnya oleh pemerintah dalam hal ini tentu peran aktif dukungan dari dinas
pendidikan terasa sangat vital agar tujuan mulia tersebut dapat dicapai. “Atas dukungan dan perhatian dari
Dinas Pendidikan yang dikepalai oleh Bpk. Rufus Burok, A.Ma.Pd, S.Sos, saya
dengan sangat hormat menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya”, tegas
Sr. Eufrasia,PRR menutupi sambutannya.
Bpk. Rufus
Burok, A.Ma.Pd, S.Sos, kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kab. Boven Digoel
menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung partisipasi pihak swasta dalam
memajukan pendidikan di Kab.
Boven Digoel, “meskipun dengan segala keterbatasan yang dimiliki tetapi saya
akan berusaha dengan segenap kemampuan saya untuk memberikan pelayanan yang
terbaik”. Beliau mengisahkan bagaimana susahnya mereka dulu untuk bisa
mengenyam pendidikan dasar “bersyukurlah kalian sekarang ini, karena dengan
kehadiran suster-suster PRR di Asiki ini, kamu akan mendapatkan pendidikan yang
terbaik”. “Pemerintah dalam menjalankan tugas pendidikan tidak pilih kasih”.
Dengan serius Bpk. Kepala dinas menyampaikan betapa pentingnya kemitraan dalam
membangun pendidikan itu sendiri maka komite sekolah mutlak dibutuhkan.
Disampaikan juga bahwa untuk
memenuhi target undang-undang pendidikan yang mengharuskan standarisasi
pendidikan guru-guru pada tahun 2015 semuanya harus strata satu. Pemerintah
Kab. Boven Digoel telah kerja sama dengan Perguruan Tinggi Musamus di Merauke
untuk menyelenggarakan pendidikan S1 bagi guru-guru di Kab. Boven Digoel.
Acara peresmian
gedung sekolah dilakukan dengan pengguntingan pita dan pembukaan tirai papan
nama sekolah. Sebelum menggunting Pita Kepala Dinas Pendidikan Kab. Boven Digoel Bpk. Rufus Burok, A.Ma.Pd, S.Sos
menyampaikan “Semoga tujuan pendidikan yayasan ini dan tujuan pendidikan
Nasional bisa tercapai dan Tuhan memberkati karya suster-suster PRR”. Setelah
pengguntingan Pita dilanjutkan dengan foto bersama.
Penandatanganan Berita Acara
Peresmian gedung dan Penyerahan SK Pendirian Sekolah ini disaksikan oleh
beberapa tokoh masyarakat adat sebagai tuan dusun Marga Omba, Marga Tenarop,
pihak management PT. Korindo Group Papua, Pastor Paroki. Dalam penyampaian
singkat Bpk. Rufus Burok, A.Ma.Pd, S.Sos menegaskan pentingnya SK pendirian
sekolah sebagai dasar utama kegiatan pendidikan dasar di yayasan ini.
Sebagai
acara selingan Vocal Group lagu dan gerak Six Stars, menghibur tamu undangan
yang terdiri dari guru-guru SD Negeri Asiki, SMP Negeri Asiki, MI Asiki, Utusan
kepala Distrik Jair, TNI&Polri. Ten Stars mebawakan lagu Kasih Yesus dan
Marina Menari dengan gerakan yang kompak. Aksi anak-anak SDK St. Yoseph ini
semakin memukau orangtuanya dan tamu undangan ketika mereka membawakan lagu
Cherribel secara lips ting. Tidak ketinggalan Suster-Suster anggota Komunitas
PRR ikut membawakan beberapa lagu termasuk Mars Tarekat PRR.
Pastor Kristian Flo. Luly Msc. dalam
sambutannya menitipkan pendidikan di Boven Digoel kepada Bpk. Rufus Burok karena, “beliau adalah salah satu orang
baik di Kabupaten ini, dan kepada Suster PRR agar menjadikan Tuhan Yesus
sebagai dasar dari pendidikan di Yayasan Mgr. Gabriel Manek ini”, katanya sambil tersenyum. Pastor Jai
juga mengharapkan agar Sekolah ini bisa bersaing tidak hanya dalam kwantitas
muridnya tetapi juga kualitas muridnya yang takwah kepada Tuhan Yang Maha Esa
dan mencintai sesama. Kepada orangtua murid disampaikan agar selalu berperan
aktif untuk menyuruh anaknya pergi sekolah dan mengikuti petunjuk yang
disampaikan oleh suster sebagai guru di SDK St. Yoseph ini. Mengakhiri
sambutannya Pastor Jai menyampaikan terima kasih kepada orang tua siswa yang
telah dengan penuh semangat pengorbanan yang tulus menyiapkan acara ini,
persiapan tenda, hidangan dan bantuan lain yang tidak bisa disebutkan.
Sambutan yang disampaikan
mewakili orang tua siswa oleh Bpk. Frans Wadan mengulangi pesan sakral yang
telah disampaikan oleh Ki Hajar Dewantoro tokoh pendidikan Nasional. Tutwuri
Handayani, Ing Madya Mangun Karsa
dan Ing ngarso sung tulodo.
SDK St. Yoseph diharapkan agar mampu menghasilkan siswa-siswi yang 100 %
katolik dan 100% Indonesia dalam kemajemukan NKRI yang sangat membutuhkan sikap
toleransi yang tinggi dan saling menghormati satu sama lain.
